Kamis, 03 Februari 2011

Imbalan Mengidolakan Rasulullah

Siapa yang paling Anda idolakan saat ini? Sebelum menjawab marilah kita teladani kisah berikut ini: Seorang hamba sahaya yang bernama Tsauban diceritakan sangat mencintai (mengidolakan) baginda Rasulullah. Namun, karena tempatnya jauh dari Rasulullah sehingga menyebabkan Tsauban jarang bertemu dengan beliau.
Pada suatu hari ketika Rasulullah berjumpa dengan Tsauban tersebut, Rasulullah tampak heran terhadap diri seorang Tsauban. Warna kulit Tsauban berubah, tubuhnya terlihat kurus dan wajahnya menandakan raut kesedihan yang teramat mendalam.
“Apa yang menyebabkan kamu seperti ini?” tanya Rasulullah.
“Wahai Rasulullah, apa yang menimpa diriku saat ini bukanlah sebuah penyakit yang sedang menyerang tubuhku, melainkan ini semua diakibatkan rasa rinduku padamu yang belum terobati karena jarang bertemu denganmu dan aku terus-menerus sangat gelisah sampai akhirnya aku dapat berjumpa denganmu kali ini.”
“Ketika aku ingat akhirat, aku khawatir aku tidak dapat melihatmu lagi di sana. Karena saya sadar bahwa engkau akan di masukkan ke dalam surga yang khusus diperuntukkan para nabi. Kalaupun toh jika saya masuk surga nanti, saya pasti tidak akan melihatmu lagi karena tentu saya berada dalam surga di bawah surgamu. Apalagi jika saya nanti masuk neraka, maka pastilah saya tidak akan dapat melihatmu lagi selama-lamanya.” tukas Tsauban.
Mendengar curahan hati si budak Tsauban tersebut, Rasulullah pun menjawab: “Insya Allah engkau (berkumpul) bersamaku di surga.”
Alhasil, mari sama-sama mengidolakan Rasulullah agar nantinya kita bisa berkumpul bersamanya kelak. Jangan sampai kita mengidolakan kepada orang-orang yang gemar melanggar aturan agama karena pasti kita akan dikumpulkan bersamanya dalam neraka. Mau?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar