Jumat, 04 Februari 2011

Bank Kampus

Matahari masih enggan bersinar, kebanyakan anak kos juga belum bangun. Apalagi dingin yang terus menusuk tulang sedari malam. Maklum, jam masih menunjuk pukul lima. Namun, Wanto sudah berlagak rapi. Harum, Bajunya pun sampai disetrika segala Padahal hal itu seumur-umur belum pernah ia lakukan.
“Bud....Budi..., ayo bangun, cepet. Nanti keburu antre....! Teriakan Wanto mnggema bagaikan pertengkaran kucing. Ketukan berkali-kali ia lampiaskan ke pintu kamar Budi yang berjarak empat meter saja dari kamarnya.
“ Ada apa sih....” suara budi dengan membuka pintu kamar kosnya..
“ Mau registrasi? “ HA...HA...HA “ Kawan..... kawan....... santai saja
Tapi, karena merasa kasihan.... Budi lantas mengiyakan dan bergegas mandi.
Jam sudah menunjuk pukul enam. Pagi. Wanto mondar-mandir ke sana kemari. Ayo Bud cepet cedikit. Inyongf rasa sabar nih....?
Tanpa sarapan, maklum mereka adalah anak kos yang dari keluarga menengah jadi harus pintar-pintar mengecangkan ikat pinggang.
Maklum saja, Wanto tidak mempunyai reking tabungan. Alhasil ia harus menjaga uang 800 ribu itu

Sesampai di Kampus.
Ya Tuhan.......””
Mereka berdua melihat puluhan atau ratusan berjejer sampai berdesakan tak karuan rupa. Ini bukan sedang antre BLT atau mengambil jatah daging kurban. Tapi ini untuk untuk memebayar daftar ulang. Membayar registrasi.
Padahal ini baru jam tujuh pagi. Loket pembayaran yang disediakan oleh pihak kampus belum buka. Karena memeang loketnya baru dibuka pada jam 8 .
Wanto begitu mengernyitkan dahinya. Mngeepalkan tangaganya merah mukanya Ada kemarahan yang memuncak. Sorotan tajam lansung di arahkan pad sosok Budi yang berada di sampingnya.
“Ini akibatnya kalau datang terlambat.... Seharusnya kita datang lebih awal lagi” kata want6o agak berat”
“Aduh... kawan.... apa kita harus berangkat tengah malam? “

Tamapaknya ada langkah besar untuk mengatasi ini semua. Tak bisa kan ini dibiarkan menjadi agenda rutinana setiap akan registrasi?”
“Gi aman caranya?
“Misalnya Kartu Tanda Mahassisw (KTM) kita.. Kan bisa difungsikan ganda. Selain bisa berfungsi sebagai Kartu identitas kita sebagai mahassiswa juga bisa digunakan untuk keperluan perbankan mahasisswa kita. Misalnya, kita mau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar